Rabu, 24 Sep 2008

Saatnya DPR Mulai Menseriusi Proses Pembentukan OJK

Resesi global yang dipicu oleh penurunan ekonomi Amerika Serikat (AS) yang diikuti langkah The Fed menurunkan suku bunga, dikhawatirkan akan mempengaruhi perekonomian domestik.

Anggota Komisi XI DPR-RI dari Fraksi PKS (FPKS) Rama Pratama seusai rapat kerja dengan Gubernur Bank Indonesia Senin pagi (28/01) menilai, kekhawatiran tersebut cukup beralasan karena perekonomian domestik dalam negeri tidak begitu kuat.

Rama menambahkan, indikasi kekhawatiran itu muncul dari lemahnya fundamental perekonomian yang terkait dengan rapuhnya sektor keuangan. “Selain itu kekhawatiran juga dipicu oleh kecenderungan meningkatnya penyaluran kredit konsumsi yang berisiko macet”, ujar Rama.

Rama juga mengingatkan, bahwa krisis ekonomi tahun 1997 juga dipicu oleh lemahnya pengawasan terhadap lembaga keuangan yang berujung pada krisis perbankan. Dalam kaitan tersebut, Bank Indonesia menurut Rama, dirasakan tidak dalam kapasitas yang memadai untuk menjamin teratasinya persoalan moral hazzard dan asymetric information dalam lembaga keuangan kita.

“Jadi, saat ini adalah momentum yang tepat untuk memperbaiki sistem pengawasan lembaga keuangan kita”, tambahnya. Untuk itulah DPR perlu segera menseriusi rencana pembentukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagaimana yang memang sudah di amanatkan oleh Undang-Undang, jelas Rama menjawab pertanyaan wartawan di sela-sela rapat kerja Komisi XI DPR-RI.

“Dengan demikian ada langkah kongkrit dan berdimensi jangka panjang, untuk merespon dampak buruk yang mungkin terjadi dari kecenderungan resesi global sekarang ini”, jelas Rama.

SMS Center

Arsip Siaran Pers